Realme C11 MTK dengan Masalah LCD Blank
Beberapa kasus kerusakan ponsel sering terlihat sederhana di permukaan, namun ketika dibongkar dan dianalisis, kondisinya bisa jauh lebih kompleks. Salah satu contohnya terjadi pada perangkat Realme C11 berbasis chipset MediaTek (MTK) yang mengalami masalah layar blank setelah panel LCD terlepas dari frame. Meskipun sepintas pengguna menyampaikan bahwa layar tiba-tiba tidak tampil, kenyataannya terdapat beberapa kemungkinan penyebab yang tidak disebutkan, misalnya ponsel sebelumnya terjatuh, terbentur tanpa disadari, atau mengalami tekanan berlebihan.
Fenomena ini sangat sering terjadi ketika perangkat datang ke meja teknisi. Banyak pengguna tidak mengetahui kronologi pasti, sehingga teknisi perlu melakukan analisis menyeluruh dibanding hanya mengandalkan informasi awal. Pada kasus ini, kerusakan tidak langsung terjadi pada fleksibel LCD maupun panel display itu sendiri. Bahkan setelah dicek, panel masih utuh dan tidak ditemukan tanda putus atau luka fisik yang jelas.
Artikel ini menguraikan proses analisa langkah demi langkah, mulai dari pemeriksaan awal, diagnosa, pengecekan jalur, hingga tindakan perbaikan yang berhasil mengembalikan tampilan normal tanpa mengganti LCD bawaan.
Kronologi Masalah dan Gejala Awal
Informasi yang diterima dari pengguna sangat sederhana:
LCD tiba-tiba blank setelah tidak sengaja terlepas dari frame.
Ketika dilakukan pemeriksaan cepat, ditemukan bahwa:
-
Layar memang tidak menampilkan gambar sama sekali.
-
Tidak ada patahan pada fleksibel LCD.
-
Tidak terlihat kerusakan fisik pada panel LCD.
-
Kemungkinan besar ada faktor benturan atau tekanan, meskipun tidak diakui pengguna.
Dalam banyak kasus, display yang terlepas dari dudukan dapat menyebabkan geseran komponen kecil di area motherboard, terlebih pada perangkat tipe entry-level yang menggunakan sistem lem frame standar, bukan konstruksi rigid seperti ponsel flagship.
Tahap Pemeriksaan dan Penelusuran Kerusakan
Untuk mencegah kesalahan diagnosa dan penggantian part yang sebenarnya masih layak, dilakukan beberapa prosedur teknis terukur.
Pengujian Awal dengan Power Supply
Setelah mesin dibuka dan dibersihkan, dilakukan tes menggunakan adaptor daya laboratorium atau PSU (Power Supply Unit). Pada saat ponsel di-charge, arus menunjukan penarikan kira-kira 1.5A di awal, kemudian muncul getaran ketika tombol power ditekan. Hal ini menjadi indikator bahwa perangkat booting namun elemen display tidak merespons.
Tes ini memastikan bahwa prosesor, sistem power management, serta sebagian besar jalur logika masih berfungsi. Masalah lebih mengarah pada modul tampilan, tegangan display, jalur LED backlight, atau driver IC.
Pengujian Dengan LCD Baru
Untuk memastikan bahwa kerusakan bukan berasal dari panel, dilakukan penggantian LCD baru. Gejala yang muncul adalah:
-
Layar berkedip sesaat menampilkan logo charge
-
Setelah itu langsung mati dan tidak menampilkan visual
Hasil ini mengindikasikan masalah tidak berada pada modul layar, melainkan komponen driver yang mengatur tegangan display.
Analisis Jalur Berdasarkan Skema
Teknisi kemudian merujuk ke skema jalur LCD pada Realme C11. Fokus pemeriksaan dilakukan pada titik berikut:
| Jalur | Status | Fungsi |
|---|---|---|
| LED A | OK | Anoda LED backlight |
| LED K | OK | Katoda LED backlight |
| CABC | OK | Kontrol adaptive backlight |
| LCM_AVEE / VSN | Tidak normal | Tegangan negatif panel |
| LCM_AVDD / VSP | Normal | Tegangan positif panel |
| LCM_RST | Bermasalah | Sinyal reset ke layar |
Dalam kondisi ideal, tiga jalur penting tersebut harus aktif untuk menghasilkan tampilan gambar. Ketika LCM_AVEE/VSN dan LCM_RST tidak bekerja, dapat dipastikan ada hambatan atau kerusakan komponen terkait driver display.
Pemeriksaan Arah Jalur Menuju CPU
Jalur LCM_RST yang mengarah ke CPU diperiksa menggunakan metode continuity test. Ternyata terdapat indikasi bahwa sambungan tidak stabil, kemungkinan disebabkan oleh:
-
Efek benturan atau getaran
-
Mikro solder terangkat
-
Cold solder pada titik BGA
-
Keretakan pada board
Untuk mengembalikan fungsi, dilakukan tindakan ACP (Anti Crack Protection) atau pemanasan kontrol untuk menstabilkan kaki CPU agar jalur kembali terhubung.
Setelah proses ACP selesai, jalur diuji kembali dan hasilnya sudah normal. Ponsel kemudian dinyalakan, layar mulai muncul namun tampilannya berubah seperti televisi rusak yaitu terlihat garis-garis dan distorsi gambar.
Teknisi kemudian mempersempit kemungkinan ke komponen lain, yaitu IC Display.
Tindakan Lanjut Pada IC Display
Berdasarkan kesesuaian gejala dan hasil pengujian listrik, kerusakan sangat kuat mengarah pada IC Display berkode LUB 012H yang menjadi driver pengatur tegangan dan sinyal tampilan.
Langkah perbaikan yang dilakukan:
-
Melepas IC display lama menggunakan suhu dan alur pengerjaan standar mikro soldering.
-
Membersihkan pad tampungan menggunakan solder wick agar bersih dari sisa timah.
-
Memasang IC pengganti dengan seri SM5109, yang secara fungsi kompatibel dan banyak tersedia dalam susunan board ponsel lain.
-
Pendinginan dilakukan sebelum perakitan ulang untuk memastikan hasil solder stabil.
-
Dilakukan penyolderan ulang dan perakitan mekanik dengan rapi.
Hasil Akhir Setelah Proses Rework
Setelah semua proses selesai, ponsel kembali diuji:
-
Saat dicolok charger, muncul logo normal.
-
Saat tombol power ditekan, sistem booting dengan visual sempurna.
-
LCD bawaan kembali berfungsi normal, tidak perlu diganti.
Pengujian final dilakukan selama beberapa menit termasuk masuk ke menu, melihat kontras, saturasi, dan stabilitas cahaya. Tidak ditemukan kedip ataupun garis, sehingga perbaikan dinyatakan berhasil dan aman digunakan.
Kasus LCD blank pada Realme C11 ini bukan disebabkan oleh panel display, melainkan kerusakan jalur dan IC Display akibat benturan tidak diakui. Penyebab ini umum terjadi, terutama pada perangkat entry level yang mengalami tekanan fisik.
Poin penting dari kasus ini:
-
Tidak semua kerusakan LCD harus diganti panel.
-
Analisa logika jauh lebih penting dibanding sekadar ganti part.
-
Jalur LCM_RST dan LCM_AVEE/VSN menjadi indikator penting.
-
IC display yang rusak dapat diganti dengan seri kompatibel.
-
Kerusakan sering tidak sesuai dengan pernyataan pengguna.
Kasus ini menegaskan bahwa dalam dunia servis ponsel, proses analisa yang teliti, penggunaan alat yang tepat, serta pemahaman skema sangat membantu teknisi menghindari biaya yang tidak perlu dan menjaga kualitas pekerjaan.


Post a Comment